Project
Charter Document
Project Name :
Sistem
Informasi Rest Area Pada Jalan Tol
di Indonesia
di Indonesia
Company :
Smartech Indonesa
Focus Area : Website Design
Product/Process : Website
Project Time :
1 April 2016 till 28 June 2016
Cost Estimation : Rp 300.000.000
Prepared By
Document
Owner(s)
|
Project/Organization
Role
|
Rifqi Nur Fadhilah
|
Project Manager
|
Luwandino Wismar
|
Developer
|
Ir.
Hasanudin, M.Eng.Sc
|
Stakeholder
|
Project Charter Version Control
Version
|
Date
|
Author
|
Change Description
|
1.0
|
26/03/2016
|
Rifqi
Nur Fadhilah
|
Document
created
|
1.1
|
27/03/2016
|
Luwandino
Wismar
|
Document
updated
|
Daftar Isi
1. PROJECT
CHARTER PURPOSE
2. PROJECT
EXECUTIVE SUMMARY
3. PROJECT
OVERVIEW
4. PROJECT
SCOPE
4.1 Goals and Objectives
4.2 Departmental
Statements of Work (SOW)
4.3 Project
Deliverables
4.4 Deliverables
Out of Scope
4.5 Project
Estimated Costs & Duration
5. PROJECT CONDITIONS
5.1 Project
Assumptions
5.2 Project Issues
5.3 Project Risks
5.4 Project Constraints
6. Project
Structure Approach
7. Project Team Organization Plans
1.
PROJECT CHARTER PURPOSE
Tujuan
dari proyek ini adalah pembuatan sistem informasi rest area jalan tol di Indonesia untuk membantu pengguna jalan tol
mendapatkan informasi tentang keberadaan rest
area. Website ini akan berisi informasi fasilitas-fasilitas yang ada pada rest area. Fasilitas - fasilitas dapat
berupa SPBU, toilet, masjid atau mushola, tempat makan, dan kios - kios.
2. PROJECT EXECUTIVE SUMMARY
·
Project goals
·
Objectives
·
Scope
·
Assumptions
·
Risks
·
Costs
·
Timeline
·
Approach
·
Organization
3. PROJECT OVERVIEW
Tempat istirahat atau dikenal secara lebih luas sebagai rest
area adalah tempat beristirahat sejenak untuk melepaskan kelelahan dan
kejenuhan selama dalam perjalanan jarak jauh. PT Jasa Marga (Persero) Tbk
sebagai pengelola jalan raya atau biasa dikenal dengan jalan tol, menyediakan
banyak rest area yang disediakan untuk pengguna jalan
tol. Kurang lebih setiap dua puluh kilometer tersedia rest area pada
ruas-ruas jalan tol yang keluar kota.
Saat ini terdapat kurang lebih 22 rest area yang tersedia
untuk pengguna jalan tol. Di setiap rest area tersedia
fasilitas-fasilitas seperti SPBU, toilet, masjid atau mushola, tempat makan,
dan kios-kios. Tersedia kurang lebih dua puluh tempat makan dan kios-kios yang
terdapat di setiap rest area. Pada setiap rest area tersedia
tempat makan dan kios-kios yang berbeda dengan rest area lainnya.
Namun, ada beberapa yang sama.
Pengguna jalan tol tidak mengetahui fasilitas-fasilitas apa saja yang
tersedia pada suatu rest area, khususnya tempat makan dan
kios-kios. Para pengguna jalan tol harus mengunjungi rest area tersebut
untuk mengetahuinya. Maka dari itu, diperlukan suatu sistem informasi yang
berisikan informasi-informasi dari fasilitas-fasilitas yang terdapat pada
suatu rest area. Pada sistem informasi tersebut, dapat berisikan
daftar tempat makan dan kios-kios yang tersedia dan produk-produknya yang
dijual. Dengan adanya sistem informasi tersebut, para pengguna jalan tol dapat
memilih rest area yang diinginkan.
4.
PROJECT SCOPE
4.1
Goals and Objectives
Goals
|
Objectives
|
Proyek akan membuat sistem informasi rest area pada jalan tol di Indonesia
|
1. Melakukan
interview kepada stakeholder
2. Melakukan
interview kepada pengelola rest area
3. Melakukan
interview kepada pemilik fasilitas yang ada di rest area
4. Melakukan
perpindahan data-data yang terkait ke aplikasi sistem informasi rest area pada jalan tol di Indonesia
|
Proyek akan memberikan fitur yang mudah digunakan dan
tampilan yang menarik untuk para pengguna
|
1. Melakukan
usability testing pada saat pembuatan aplikasi
|
4.2 Departmental
Statements of Work (SOW)
Departemental SOW
|
Owner/Prime
|
Due Date/Sequence
|
Interview kebutuhan
stakeholder
|
Project
Manager, Stakeholder
|
Melakukakan wawancara untuk mendapatkan kebutuhan utama
|
Fitur-fitur mengenai profilling yang akan dibuat
|
Web Developer, Stakeholder
|
Tim web developer dan stakeholder mendiskusikan dan membuat
requirement fitur-fitur apa yang diperlukan
|
Melakukan desain interface sesuai dengan kebutuhan
|
Web Designer, Stakerholder
|
Web Designer dan Stakeholder bersama-sama mendisikusikan
desain yang sesuai dengan kebutuhan stakeholder namun tidak dapat keluar dari
ruang lingkup yang terlah di sepakati.
|
Deskripsi hasil kerja (spesifikasi kebutuhan, source code,
test plan)
|
Stakeholder, Tim proyek
|
Pada tim proyek harus dapat mendiskripsikan dan
mendiskusikan kepada stakeholders mengenai asumsi projek yang dibuat
|
Estimasi usaha setiap work product tersebut
|
Project Manager
|
Project manager
memilih seorang moderator dan tim estimasi yang terdiri atas 3 hingga 7
orang. Jika tim yang telah dipilih merasa bahwa dokumen vision dan scope
kurang memberikan informasi, maka project manager harus
memperbaiki dokumen
tersebut
|
Tester
|
Melakukan uji coba terhadap aplikasi yang terlah dibuat
|
|
Implementasi aplikasi web
|
Tim Proyek
|
4.3 Project Deliverables
Milestone
|
Deliverable
|
1.
Melakukan wawancara atau interview kepada stakeholder
utama untuk mendapatkan kebutuhan proyek yang sesuai
|
·
Mendapatkan data dan infromasi mengenai proyek
·
Mendapatkan kebutuhan utama stakeholder
·
Data rest area
·
Menentukan batasan proyek
·
Menentukan estimasi kebutuhan dana awal
·
Dokumentasi pertemuan
·
Dokumen kebutuhan proyek
|
2.
Melakukan wawancara terhadap stakeholder lainnya (pengelola
rest area dan pemilik fasilitas)
|
·
Mendapatkan kebutuhan utama dan pendukung untuk proyek
·
Dokumen kebutuhan proyek
·
Dokumentasi pertemuan
·
Dokumentasi pengembangan aplikasi
|
3.
Pembuatan Sistem (prototyping)
|
·
Mendapatkan hasil website sementara (prototype)
·
Layanan website sudah bekerja 60 persen
·
Dokumen pengembangan aplikasi (progress)
|
4.
Desain Interface
|
·
Hasil desain website telah selesai dan tetap merujuk pada
dokumen kebutuhan
·
Dokumen pengembangan aplikasi (final)
|
5.
Presentasi Prototype kepada stakeholder
|
·
Mendapatkan feedback dari stakeholder
·
Informasi tentang kebutuhan minor
·
Dokumen kebutuhan proyek
|
6.
Presentasi produk akhir
|
·
Layanan berjalan sesuai dengan kebutuhan stakeholder
·
Sistem dapat berjalan dengan baik
·
Produk telah diimplementasikan
|
4.4 Deliverables Out of
Scope
Tidak termasuk dalam proyek ini adalah pengimplementasian
proses bisnis yang terjadi. Selain itu pengolahan data diluar dari ruang lingkup
pengerjaan proyek juga tidak termasuk dalam kebutuhan proyek dan tidak digunakan
dalam proses pengerjaan proyek
4.5 Project Estimated
Costs & Duration
Project Milestone
|
Date Estimate
|
Deliverable(s)
Included
|
Confidence Level
|
Melakukan interview pada stakeholder
|
1/04/2016
|
·
Informasi mengenai domain proyek
·
Informasi stakeholder yang terlibat
·
Dokumen Kebutuhan
|
High
|
Analisa hasil interview
|
17/04/2016
|
·
Mendapatkan kebutuhan utama
·
Dokumen kebutuhan (final)
|
High
|
Desain Sistem dan interface
|
1/05/2016
|
·
Prototype
|
High
|
Presentasi ke Stakeholder
|
16/05/2016
|
·
Feedback mengenai prototype
|
Medium
|
Hosting dan Domain
aplikasi
|
17/05/2016
|
·
Melukakan pembelian hosting dan domain untuk
implementasi aplikasi web
|
Medium
|
Testing aplikasi
|
25/05/2016
|
·
Memperoleh dokumentasi testing aplikasi
|
Medium
|
5.
PROJECT
CONDITIONS
5.1 Project Assumptions
·
Proyek ini diasumsikan
sebagai sebuah proyek yang bertujuan untuk membuat sistem informasi rest area pada jalan tol di Indonesia.
·
Proyek ini diasumsikan
dapat membantu para penjual untuk memasarkan produk-produknya.
·
Proyek ini diasumsikan
suatu website yang akan selalu diperbaharui informasinya agar mendapatkan data
yang faktual dan terbaru.
5.2
Project Issues
Priority
criteria
1-Prioritas
tinggi (high) ; membutuhkan fokus yang tinggi dan harus segera diselesaikan
2-prioritas
menengah (medium); membutuhkan sebuah feedback dari stakeholder sebelum
milestones tersebut dapat diselesaikan
3-prioritas
rendah(low); diselesaikan setelah milestones berprioritas lebih tinggi
sudahterselesaikan
4-milestone
yang sudah diselesaikan(closed)
#
|
Issues
|
Priority
|
Owner
|
Description
|
Status & Resolution
|
1
|
Anggota tim
mendapatkan musibah
|
Low
|
Project Manager
|
Kemungkinan
terjadi hal yang tidak diharapkan yang menimpa anggota tim
|
Mempunyai
anggota cadangan yang siap dipekerjakan sesuai dengan keahlian yang
dibutuhkan
|
2
|
Listrik
mati pada saat pengembangan aplikasi web
|
High
|
Web
Developer,Web Designer
|
Kemungkinan
terjadi mati listrik pada saat pengembangan proyek.
|
Menyiapkan aliran listrik cadangan
menggunakan genset, atau UPS untuk keadaan mendesak
|
3
|
Data Hilang
|
High
|
Tim Proyek
|
Dimungkinkan
sekali data dapat hilang begitu saja karena ancaman virus dan bencana yang
tidak terduga
|
5.3 Project Risks
#
|
Risk Area
|
Likelihood
|
Risk Owner
|
Project Impact-Mitigation Plan
|
1
|
Waktu
untuk melakukan pertemuan sangat sulit
|
High
|
Project
Manager
|
Meeting dilakukan dengan mencari hari yang longgar dan
sebisa mingkin diadakan pertemuan sesering mungkin walaupun sebentar.
|
2
|
Informasi dari Stakeholder utama kurang
|
Medium
|
Project
Manager
|
Mencari Stakeholder yang lainnya
|
3
|
Ruang lingkup Proyek Melebar Terlalu luas
|
High
|
Project
Manager
|
Melakukan inisiasi diawal mengenai batasan-batasan yang
terdapat dalam aplikasi yang akan dibuat
|
4
|
Waktu Pengerjaan Proyek terlambat dari target
|
High
|
Stakeholder
|
Membuat Schedule task pada setiap kegiatan
yang berkaitan dengan proyek yang disesuaikan dengan kesepakatan pengerjaan
proyek dan jumlah anggota tim
|
5
|
Kurangnya personil tim
|
Medium
|
Project
Manager
|
Mencari atau merekrut anggota baru yang sesuai dengan bidang
keahlian yang dibutuhkan.
|
6
|
Biaya yang membengkak dari estimasi
|
Medium
|
Stakeholder
|
Melakukan meeting untuk mengatasi pembengkakan biaya
|
7
|
Adanya permasalahan pada internal stakeholder
|
Low
|
Stakeholder
|
Melakukan meeting untuk mengetahui kelanjutan dari proyek
|
5.4
Project Constraints
Batasan
dari proyek yang dikerjakan adalah sebagai berikut :
·
Proyek yang dibuat
adalah sistem informasi berbasis web.
·
Fitur yang akan
diterapkan pada proyek sesuai dengan permintaan stakeholder dan telah di
sepakati sebelumnya.
·
Proyek berjalan sesuai
dengan anggaran yang telah disediakan dan sesuai dengan dokumen kebutuhan yang
telah di sepakati. Bila ada kebutuhan yang ingin diimplementasikan namun belum
tercantum dalam dokumen kebutuhan, maka akan ditunda dan dilanjutkan pada
proyek selanjutnya.
·
Tingkat sekuritas
aplikasi web sesuai dengan permintaan stakeholder.
6.
Project Structure Approach
Pendekatan yang dilakukan dalam pembuatan proyek ini adalah
dengan melakukan interview seintensif mungkin. Interview dengan pihak
stakeholder merupakan metode yang mudah dilakukan, karena dengan interview
sudah cukup mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan dapat menggali informasi
sedalam-dalamnya untuk memenuhi kebutuhan aplikasi.
7.
Project
Team Organization Plans
Project Team Role
|
Project Team Member(s)
|
Responsibilities
|
Project
Manager
|
Rifqi
Nur Fadhilah
|
·
Melakukan interview terhadap stakeholder proyek
·
Melakukan pembagian tugas
·
Control Project Team
·
Bertanggung jawab atas berjalannya proyek
·
Finnancial
|
Web
Developer
|
Luwandino
Wismar
|
·
Melakukan pengembangan website
|
Web
Designer
|
Luwandino
Wismar
|
·
Desain interface website
|
Website
Analyst
|
Luwandino
Wismar
|
·
Melakukan analisa terhadap rancangan website
|
Dokumentator
|
Rifqi
Nur Fadhilah
|
·
Dokumentasi pengerjaan proyek
·
Dokumentasi pengembangan website
|
Tester
|
Rifqi
Nur Fadhilah
|
·
Melakukan pengujian terhadap fitur-fitur website
·
Memberikan feedback
|
8. APPROVALS
Prepared by Rifqi Nur
Fadhilah
Approved by
Tidak ada komentar:
Posting Komentar