Selasa, 07 Oktober 2014

Cara Instalasi Fedora

Cara menginstal fedora tidak terlalu susah. Anda bisa dual boot laptop Anda atau bisa menggunakan Virtual Box, VMWare, dan kawan-kawannya. Anda bisa download Fedora iso di http://fedoraproject.org/get-fedora atau bisa langsung cari di Google.

Proses Instalasi

  1. Saat pertama kali Anda install Fedora, klik Start Fedora.
  2. Setelah itu klik Install to Hard Drive. Atau jika ingin melihat-lihat bisa klik Try Fedora.
  3. Kemudian pilih bahasa yang ingin Anda gunakan selama instalasi. Jika sudah, klik Continue
  4. Apabila sudah klik Continue maka akan muncul Localization dan System. Di Localization Anda bisa mengatur waktu dan tanggal serta layout keyboard.
  5. Di bagian System ada pilihan Installation Destination dan Network Configuration. Akan muncul tanda seru di Installation Destination. Klik Installation Destination.
  6. Setelah itu akan muncul Installation Option. Pilih yang Automatically dan pilihan Partion Scheme pilih LVM. Setelah itu klik Continue.
  7. Setelah itu kembali ke menu sebelumnya dan pilih Network Configuration. Di menu Network Configuration atur nama Hostname Anda. Setelah itu klik Begin Installation.
  8. Di menu selanjutnya ada pilihan Root Password dan User Creation.
  9. Klik Root Password dan atur Password Anda lalu klik Done.
  10. Setelah itu kembali ke menu sebelumnya dan pilih Create User dan isi. Ketika sudah selesai klik Advance.
  11. Setelah itu muncul tampilan Advance User Configuration. Ceklis di Create a home directory for this file dan klik Save. Setelah itu klik Done.
  12. Setelah itu Installation akan berjalan.
  13. Apabila telah selesai klik Quit dan Reboot.
  14. Fedora sudah terinstall.
Sekian proses instalasi Fedora. Selamat menggunakan! 

Minggu, 05 Oktober 2014

Tutorial Penggunaan Crontab di Ubuntu

Crontab adalah suatu fitur atau aplikasi yang dapat menjalakan suatu tugas yang dijadwalkan pada waktu yang ditentukan pada sistem operasi Linux.

1. Install Crontab
Apabila belum ada fitur atau aplikasi crontab, cara installnya adalah

sudo apt-get install cron

2. Melihat aktifitas crontab
Untuk melihat crontab yang sedang berjalan, Anda dapat membuka terminal dan jalankan

$ sudo crontab -l

3. Mengedit list cronjobs
Anda membuka terminal dan jalankan

$ sudo crontab -e

4. Menghapus crontab yang sedang berjalan
Anda membuka terminal dan jalankan

$ sudo crontab -r

5. Format penulisan
Format penulisan crontab dapat ditulis dengan format

* * * * * /root/script.sh

Penjelasan dari kiri ke kanan:
* pertama   : Minute (0-59)
* kedua       : Hour (0-23)   
* ketiga       : Day of Month (1-31)
* keempat   : Month (1-12)
* kelima      : Day of Week (0-6) (Sunday = 0)


Contoh-contoh Penggunaan Crontab
1. Setiap Menit

* * * * * /root/script.sh

Jadwal tersebut akan dijalankan pada setiap menit

2. Setiap Jumat jam 1

0 1 * * 5 /root/script.sh

Jadwal tersebut akan dijalankan pada setiap hari Jumat jam 1

3. Pada hari kerja jam 1

0 1 * * 1-5 /root/script.sh

Jadwal tersebut akan dijalankan pada setiap hari kerja (Senin -Jumat) pada jam 1

4. Setiap 10 menit

0,10,20,30,40,50 * * * * /root/script.sh

Jadwal tersebut akan dijalankan setiap 10 menit. Tetapi, ada cara yang lebih singkat, yaitu

*/10 * * * * /root/script.sh

Jadwal tersebut juga akan dijalankan setiap 10 menit


Kode Spesial
Terdapat kode-kode spesial pada crontab, yaitu

@reboot     Run once, at startup
@yearly     Run once  a year     "0 0 1 1 *"
@annually   (same as  @yearly)
@monthly    Run once  a month    "0 0 1 * *"
@weekly     Run once  a week     "0 0 * * 0"
@daily      Run once  a day      "0 0 * * *"
@midnight   (same as  @daily)
@hourly     Run once  an hour    "0 * * * *"